Turunminum.id – Sandro Tonali telah mengakui kepada jaksa bahwa dia terlibat dalam kegiatan taruhan pada pertandingan-pertandingan AC Milan ketika masih bermain di klub tersebut, demikian dilaporkan.
Pemain yang kini bermain untuk Newcastle United ini menjalani pemeriksaan intensif selama hampir tiga jam oleh kantor kejaksaan Turin.
Menurut laporan La Gazzetta dello Sport, Tonali mengakui bahwa dia terlibat dalam aktivitas taruhan pada pertandingan sepak bola, termasuk pertandingan yang melibatkan AC Milan.
Pengakuan ini menimbulkan situasi yang rumit. Tonali menegaskan bahwa dia tidak pernah bertaruh pada pertandingan yang melibatkan Milan ketika dia masih menjadi pemain di sana. Jika klaim ini benar, maka dia tidak akan didakwa atas tuduhan pengaturan pertandingan karena tidak ada pengaruhnya terhadap hasil akhir pertandingan.
Baca juga: Agen Sandro Tonali Sebut Kliennya Ingin Sembuh dari Kecanduan Judi
Namun demikian, fakta bahwa dia bertaruh pada pertandingan yang melibatkan timnya sendiri dapat mengakibatkan sanksi berat, termasuk larangan bermain selama lebih dari tiga tahun oleh Federasi Sepak Bola Italia (FIGC).
Tonali juga mengungkapkan bahwa dia memiliki masalah kecanduan judi, yang mungkin mengakibatkan sebagian dari hukumannya diubah menjadi sesi terapi wajib.
Sejalan dengan ini, Tonali berharap agar hukumannya sebanding dengan sanksi yang dijatuhkan terhadap gelandang Juventus, Nicolo Fagioli, yang dikenai larangan bermain selama tujuh bulan, didenda, dan diwajibkan menjalani terapi.
Selain kantor kejaksaan FIGC, ada pula penyelidikan kriminal yang tengah berlangsung terkait aktivitas taruhan Tonali di platform perjudian ilegal.
Pemain berusia 23 tahun ini berisiko mendapat denda besar karena menggunakan situs taruhan yang tidak sah. Penyidik akan melakukan perbandingan antara pernyataannya dengan bukti yang mereka temukan di ponsel dan tablet yang disita.
Selain Tonali dan Fagioli, Nicolo Zaniolo dari Aston Villa juga terlibat dalam skandal taruhan dan menghadapi hukuman serupa.***